Kabut Cinta

Kabut Cinta mirip Film Lama Indonesia?

Seperti kita ketahui,,, Kabut Cinta merupakan Serial taiwan yang dibintangi oleh Vicky Zhao, Leo Koo, Ruby Lin, Alec Hsu, dll. Film yang berjudul asli Romance in The Rain ini merupakan adaptasi dari novel karya Chiung Yao yang juga populer lewat seri Putri Huan Zhu. Ada perbedaan alur cerita antara novel dan serial tv nya. Kalau di serial tv kita akan melihat bahwa setting diambil dengan adegan pertempuran melawan tentara Jepang, dan tentu saja berakhir bahagia dengan bersatunya sang tokoh utama. Hal ini berbeda dengan ending novel yang berakhir sad ending.





Bagi yang belum tahu, Kabut Cinta aka Romance in The Rain mengisahkan tentang seorang gadis bernama Lu Yiping (Vicky Zhao) yang hidup berdua dengan ibunya di sebuah gubug dan serba kekurangan. Yiping memiliki seorang kakak perempuan namun meninggal ketika masih berumur 16 tahun. Sebenarnya ia memiliki seorang ayah yang kaya dan hidup mewah bersama dengan istri muda yang sangat disayanginya. Bersama istri mudanya,, tuan Lu memiliki 4 orang anak yaitu Lu Erhao, Lu Ruping (Ruby Lin), Lu Mengping, dan Erxie.

Karena dendam akibat perlakuan ayahnya yang pilih kasih dan tindakan kejam sang ibu tiri, Yiping berniat membalas dendam kepada seluruh anggota keluarga Lu. Yiping pun mengenal seorang pemuda tampan bernama He Shuhuan (Leo Koo) yang ternyata juga disukai oleh Ruping. Mengetahui bahwa Shuhuan sangat mencintainya,, Yiping memanfaatkan hal ini untuk menyakiti Ruping, walaupun pada akhirnya Yiping juga malah jatuh cinta dengan Shuhuan. Singkat cerita, pembalasan dendam Yiping pun berakhir karena sentuhan cinta Shuhuan, dan akhirnya mereka berdua hidup berbahagia. Sedangkan Ruping yang sempat patah hatipun akhirnya menikah dengan sahabat Shuhuan yaitu Dufei (Alec Hsu). Dan seperti yang sudah saya kemukakan di atas, ending seri tv ini sangat berbeda dengan seri novelnya. Dimana ketika Shuhuan mengetahui bahwa Yiping hanya berniat balas dendam,, ia jadi antipati dan berbailk membenci Yiping, sedangkan ruping yang patah hati malah mengakhiri hidupnya dengan menembakkan pistol ke tubuhnya untuk bunuh diri.

Nah,, yang mungkin tidak diketahui ataupun disadari oleh penikmat film Indonesia,, ternyata Kabut Cinta versi novel ini jalan ceritanya mirip dengan salah satu film lawas Indonesia yang berjudul "Pelangi di Balik Awan" yang beredar pada tahun 1984.




Film ini berpusat pada seorang gadis yang bernama Mira (Meriam Belina) yang bertekad membalas dendam kepada ayah dan ibu tirinya yang telah membuat hidup Mira dan ibunya sengsara selama bertahun-tahun. Singkat cerita,, alur dan jalan kisah film ini hampir sama dengan Kabut Cinta versi novel,, dimana Mira memanfaatkan cinta seorang pemuda yang juga dicintai oleh saudara tirinya untuk membalas dendam pada keluarga baru ayahnya. Ending cerita pun sama dimana saudara tiri Mira mengakhiri hidupnya dengan menembakkan pistol ke tubuhnya dan penyesalan Mira yang sudah mengotori jiwanya dengan perbuatan balas dendam yang sia-sia.

Saya tidak menuduh siapa yang plagiat siapa. Hanya saja menurut saya ini sangat menarik karena film Indonesia kita "Pelangi di Balik Awan" sudah lebih dulu tayang yaitu pada tahun 1984, sedangkan Kabut Cinta baru saja ditayangkan sekitar tahun 2000-an.

Comments

  1. setau gue, novel kabut cinta versi ci8nanya udah ada sejak tahun 70an dan versi filmnya juga ada tahun 77. terus diremake dan di ubah biar ga terlalu dramatisir di tahun 2001. jadi kesimpulannya yang plagiat ya kita.

    ReplyDelete
  2. Iya bener..... udah 3 kali remake malah... fyI novelist kabut cinta itu adalah novelis terkenal di cina.

    ReplyDelete
  3. Sya baru lihat pilem pelangi di balik awan kemarin di sinema indonesia.iya ceritanya emang mirip bnget...ibu tirinya punya selingkuhan.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts