REVIEW FOCALLURE EYESHADOW PALETTE "BURNING" & "SUNSET"

Holaa holaaa, nggak terasa Mei terlewati begitu saja tanpa ada post satupun, hiks.. Gagal deh tekad buat lebih rajin ngepost, hahahah.. Oke deh langsung aja ya biar obrolannya fokus ke depan, nggak belok kesana kesini.

Nah, siapa sih yang nggak kenal dengan brand Focallure sekarang ini? Sejak salah satu beauty vlogger ternama Tasya Farasya mengusung brand satu ini, sontak saja semua beauty blogger dan vlogger langsung meliriknya. Produk-produk keluarannya mulai dari foundation, lip cream, sampai eyeshadow yang paling banyak digandrungi langsung dibeli dan diburu oleh para pecinta makeup. Lalu baru-baru ini, aku lihat kalau Focallure mengeluarkan lagi eyeshadow palette terbarunya yaitu "Sunset" dan "Burning". Jadi, waktu ada salah satu olshop langganan aku yang jualan sebelum yang lain, lansung deh gercep buat nyobain karena warna-warna yang ada di tiap palette menurutku sangat menarik dan cantik menyilaukan mataaaa, hihihii.... Berikut adalah penampakannya.

Focallure Eyeshadow Palette "Sunset" dan "Burning"

Persamaan dari kedua palette ini adalah adanya kaca dan brush, dimana dua sisi brush terdiri atas "small eyeshadow brush" dan "blending brush". Brushnya ini menurutku masih bisa dipakai, beda banget dengan brush yang biasanya ada di palette eyeshadow lokal yang bentuknya spon atau brush berbulu kasar. Brush di palette ini dibilang lembut banget juga nggak terlalu sih. Kualitasnya 11-12 lah sama brush murah dipasaran yang harganya 7-20ribuan. Blending brushnya oke dan berguna kalau kalian yang belum punya brush untuk  nge-"blend" eyeshadow. Sedangkan brush yang satu lagi fungsinya hanya untuk meletakkan eyeshadow di area kelopak mata dan tidak selembut brush yang harganya medium macam "Wet n Wild", "Tamia" atau "Masami Shouko". 

Oh ya, brush ini berfungsi dengan baik untuk mengangkat eyeshadow mattenya. Tapi untuk eyeshadow shimmer dan glitternya mending pakai tangan aja deh, karena nggak bisa mengangkat warnanya dengan baik. Bukan berarti pakai brush lain bisa juga sih, karena satu hal yang saya kurang suka dengan palette-palette eyeshadow dari Focallure ini adalah untuk warna selain matte, mereka susah banget diangkat pake brush. Cuma sedikit banget yang nempel, sedangkan kalau diaplikasikan pakai jari, pigmentasinya memang luarrrrrrr biasaaaaaa.. Antara nyebelin dan nyenening di saat yang bersamaan gitu deh.

Pada box luarnya, di halaman depan nampak tulisan Burning atau Sunset dengan nuansa yang berbeda. "Burning" dengan ilustrasi bulu-bulu berwarna orange, sedangkan Sunset menampakkan pemandangan siluet pepohonan dengan langit sore hari menjelang matahari terbenam. Sedangkan bagian belakangnya tercantum komposisi bahan dan juga masa kadaluarsanya yaitu 2 tahun setelah eyeshadow dibuka/digunakan. Selain itu, ada logo "cruelty free"-nya juga lohhh.

Kemudian bila dibuka, kotak palettenya terbuat dari material "cardboard" dengan penampakan halam depan dan belakang sama persis dengan kotak luarnya. Akan tetapi bahannya lebih glossy alias mengkilat. Dan didalamnya ada 12 pan di setiap palettenya, yang terdiri atas warna matte, shimmer dan juga glitter.

Selanjutnya, aku akan membahas palette ini satu per satu.


1. BURNING

Palette ini cukup menarik perhatian karena nuansa warna yang ditampilkan sangat "ceria". Kita bisa melihat ada warna merah, kuning, dan gold yang memukau. 

Focallure eyeshadow palette "Burning"

Pigmentasinya beragam. Untuk warna matte, yang paling bagus pigmentasinya adalah Pottery, kemudian The Night dan Tiramisu. Untuk warna Skyline masih lebih baik daripada Antiquewhite. Pada gambar swatches di bawah ini, saya perlu mengoles Skyline tiga kali saja untuk mendapatkan warna kuning yang saya inginkan, dan masih bisa dibuild up lagi. Sedangkan Antiquewhite perlu usaha ekstra keras. Mungkin ada sekitar tujuh atau delapan kali oleh baru saya bisa mendapatkan warna pink yang sesuai seperti di pan. Kedua warna ini adalah yang terlemah di jajaran warna mattenya.

Beda halnya dengan eyeshadow matte, Focallure selalu dan selalu menunjukkan performa yang luar biasa dengan warna-warna shimmernya. Sienna, Lit Up, Ember, dan Queen memiliki pigmentasi yang bagus, sedangkan Peachpuff lebih soft dibanding yang lainnya. Lalu yang terakhir ada Diamond yang merupakan pan glitter dengan nuansa holographic yang cantik sekali.

Swatches palette Burning

Di bawah ini adalah contoh eyelook yang aku buat menggunakan palette Burning.




2. SUNSET

Sunset bisa dibilang memiliki warna-warna yang netral. Akan tetapi jangan salah, justru palette ini yang memberi saya banyak kejutan. Tapi bukan berarti palette ini tidak memiliki kekurangan. Beberapa warna mattenya ada yang agak patchy, sedangkan lainnya sangat memuaskan.

Focallure eyeshadow palette "Sunset"

Swatches palette Sunset

Di deretan warna mattenya, Frost dan Sun Ray memiliki pigmentasi yang kurang namun bisa dibuild up sampai menghasilkan warna yang lebih intense. Horizon paling oke, sedangkan Chic dan Burnt walaupun mengeluarkan warna yang bagus tapi sayangnya agak patchy saat diswatch

Foil, Ending, dan Youth merupakan warna-warna shimmer yang mengeluarkan performa sangat baik, sedangkan Baby warnanya paling soft di antara yang lain. Heat dan Firework adalah warna-warna metalik yang sangat luar biasa performanya, apalagi Firework tidak hanya mengeluarkan warna maroon yang cantik, tapi di dalamnya ada nuansa glitter holographic. Dan yang terakhir ada Poison yang menjadi satu-satunya pan glitter di palette ini. Mungkin warnanya memang putih sama seperti di palette Burning, akan tetapi warna holographic yang dihasilkannya cenderung keunguan saat diaplikasikan di mata. Bener-bener cantikkkkkk bangetttttt.
Kalian wajib coba palette yang ini!!



Dalam hal tekstur, baik Sunset maupun Burning memiliki warna-warna shimmer yang sangat halus dan buttery. Sedangkan untuk warna matte dan glitternya memang agak keras, sama seperti palette-palette Focallure yang lain.


Kedua palette ini  dibandrol dengan harga yang terjangkau, yaitu Rp 140.000 saja.
Murah kannn, nggak beda jauh dengan harga palette-palette pendahulunya.

Terus kalau ditanya mana yang jadi favorit saya? Sejujurnya saya bingung memilih, hahaha..
Sunset terlalu banyak memberi kejutan walaupun ada warna matte yang agak patchy. Warna metalik dan holographicnya terlalu sayang untuk dilewatkan. Sedangkan Burning warna yang paling terangnya justru mengecewakan, tapi glitter holographicnya bagus banget dan shimmernya juga bagus-bagus. Nah, kan bingung tohhh. Samaaa.


Kalau kalian tertarik coba yang mana?



Comments

Popular Posts